“Di era teknologi dan digital sekarang, ASN harus adaptif dan gerak cepat. Jangan lambat karena kita bisa tertinggal. Apalagi sekarang belum mulai bekerja, sudah viral di media sosial,” sebut Edi Rusdi Kamtono.
Ia mengakui Pemerintah Kota Pontianak masih menghadapi keterbatasan sumber daya manusia dan keuangan, sementara tuntutan masyarakat semakin tinggi.
Hal ini menjadi tantangan bersama untuk mewujudkan Pontianak sebagai kota maju dan sejahtera melalui inovasi serta infrastruktur yang representatif.
“Ini menjadi tantangan kita bersama untuk menjadikan Pontianak sebagai kota yang maju, sejahtera dan membahagiakan masyarakat dengan dukungan infrastruktur yang representatif,” tutupnya.
(FR)
















