Lifestyle  

Mengapa Kita Marah Saat Dikasihani? 4 Alasan Ego Terluka Saat Menerima Bantuan

"Mengapa kita merasa tidak nyaman saat menerima bantuan karena kasihan? Simak 4 alasan psikologis mengapa ego manusia sering merasa terluka saat harga dirinya merasa terancam."
Mengapa kita merasa tidak nyaman saat menerima bantuan karena kasihan? Simak 4 alasan psikologis mengapa ego manusia sering merasa terluka saat harga dirinya merasa terancam. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Pernahkah Anda merasa kesal atau justru sedih saat seseorang memberikan bantuan dengan tatapan iba? Padahal, secara logika, bantuan tersebut seharusnya meringankan beban.

Namun, ada gejolak di dalam batin yang membuat kita merasa tidak nyaman, bahkan tersinggung.

Rasa tidak nyaman ini bukan berarti kita tidak tahu terima kasih.

Fenomena ini berkaitan erat dengan psikologi ego dan harga diri.

Baca Juga: Inovasi “Baca Meter Mandiri” Diakui Nasional, PDAM Pontianak Sabet Penghargaan OPSI 2025

Berikut adalah 4 alasan mengapa ego kita sering kali merasa terluka saat dipandang secara kasihan:

1. Ancaman terhadap Kemandirian (Self-Reliance)

Bagi banyak orang, kemandirian adalah mahkota harga diri.

Saat orang lain memandang kita dengan rasa kasihan (pity), secara tidak langsung ada pesan tersirat bahwa kita dianggap tidak mampu atau tidak berdaya.

Hal ini memicu mekanisme pertahanan diri karena ego merasa kompetensi kita sedang diragukan.

2. Pergeseran Dinamika Kekuasaan

Dalam interaksi sosial, pihak yang memberi bantuan sering kali (secara tidak sadar) berada di posisi yang lebih tinggi secara psikologis.