Jika seseorang menerima sengatan dalam jumlah masif, racun tersebut akan memicu kerusakan jaringan otot dan reaksi alergi yang sangat parah (anaphylactic shock).
Dalam kondisi kritis, paparan racun ini dapat menyebabkan gagal ginjal akut, edema paru, hingga kematian jika korban tidak segera mendapatkan injeksi penawar di rumah sakit.
4. Merupakan Predator Pemakan Daging
Berbeda dengan lebah yang murni mencari nektar bunga, tawon vespa adalah predator pemakan daging.
Mereka secara aktif memangsa serangga lain, ulat, hingga mengonsumsi sisa-sisa daging dari sampah rumah tangga.
Lingkungan yang kotor dan tempat sampah yang dibiarkan terbuka sering menjadi daya tarik utama koloni tawon ini untuk mendekat ke area pemukiman.
5. Pantang Dieksekusi Mandiri
Tawon vespa memiliki karakter yang sangat teritorial.
Mereka akan sangat agresif jika merasa sarangnya diusik.
Oleh karena itu, jika Anda menemukan sarang tawon ini bahkan yang baru seukuran bola tenis sekalipun jangan pernah mencoba menyodok, menyemprot, atau membakarnya sendiri tanpa alat pelindung diri (APD) lengkap.
Solusi paling aman dan mutlak adalah menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk melakukan evakuasi.
Menjaga kebersihan area sekitar rumah dan rutin memangkas ranting pohon yang rimbun adalah langkah pencegahan paling efektif agar hunian Anda tidak dijadikan sarang oleh serangga berbahaya ini.
(Mira)











