Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Ziarah kubur merupakan salah satu tradisi spiritual dan sosial yang berakar kuat dalam budaya masyarakat Indonesia.
Mengunjungi makam keluarga, leluhur, atau tokoh masyarakat bukan sekadar membersihkan pusara, melainkan bentuk penghormatan, doa, sekaligus pengingat akan kehidupan.
Di Indonesia, aktivitas mengunjungi makam ini biasanya menjadi sangat ramai dan memiliki makna khusus apabila dilakukan pada waktu-waktu tertentu.
Berikut adalah lima momen utama di mana masyarakat Indonesia kerap melakukan ziarah kubur:
Baca Juga: Kantor SAR Pontianak Gelar Ziarah di TMP Dharma Patria Jaya Peringati HUT ke-54 Basarnas
1. Menjelang Bulan Suci Ramadan
Momen ini adalah waktu paling ramai di mana tempat pemakaman umum akan dipenuhi peziarah.
Di berbagai daerah, tradisi ini memiliki sebutan khas, seperti nyekar atau ruwahan di tanah Jawa, hingga munggahan di tradisi Sunda.
Keluarga berbondong-bondong datang untuk mendoakan mereka yang telah berpulang sebelum memasuki bulan puasa.
2. Hari Raya Idulfitri
Setelah menunaikan salat Id dan saling bermaafan dengan keluarga, masyarakat biasanya langsung melanjutkan agenda menuju makam.
Momen perayaan hari kemenangan ini dirasa kurang lengkap tanpa membagikan doa dan membersihkan makam keluarga yang sudah tiada.
















