SMAN 1 Rasau Jaya Tolak Menu MBG, Tak Penuhi Standar Gizi

Ilustrasi - Sebanyak 743 siswa dan 50 guru di SMA Negeri 1 Rasau Jaya menolak menu MBG tersebut karena menilai sajian yang ada tidak memenuhi standar pemenuhan gizi. (Dok. Ist)
Ilustrasi - Sebanyak 743 siswa dan 50 guru di SMA Negeri 1 Rasau Jaya menolak menu MBG tersebut karena menilai sajian yang ada tidak memenuhi standar pemenuhan gizi. (Dok. Ist)

Rentetan Evaluasi MBG di Kubu Raya

Aksi tolak menu MBG di SMAN 1 Rasau Jaya ini menambah catatan evaluasi pelaksanaan program tersebut di wilayah Kabupaten Kubu Raya.

Pada Kamis (19/2/2026), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kuala Karya di Desa Kuala 2 juga menolak distribusi makanan.

Pihak sekolah mengambil langkah tersebut karena pihak pengantar baru membawa makanan pada pukul 11.00 WIB, sedangkan para siswa sudah pulang sejak pukul 09.30 WIB.

Menyikapi insiden keterlambatan itu, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Lanud Supadio, Fani Noviyanti, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

Baca Juga: Miris, Program MBG Diduga Jadi Celah Keuntungan Personal, Paket yang Diterima Siswa Tak Sesuai Informasi

Sebelumnya pada bulan September 2025, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kubu Raya juga menyoroti kinerja pengelola setelah menemukan kasus makanan basi di Desa Kapur dan Rasau Jaya.

Saat itu, banyak orang tua murid mengeluhkan porsi lauk yang terlalu kecil, penggantian menu menjadi burger, dan makanan yang berbau tidak sedap.

(*Sr)