Cegah Balap Liar dan Knalpot Brong, Satlantas Gencarkan Edukasi Lalu Lintas Pelajar Kubu Raya

Personel Satlantas Polres Kubu Raya saat memberikan penyuluhan dan pemahaman mengenai aturan tata tertib jalan raya kepada ratusan siswa SMP Kristen Imanuel.
Personel Satlantas Polres Kubu Raya saat memberikan penyuluhan dan pemahaman mengenai aturan tata tertib jalan raya kepada ratusan siswa SMP Kristen Imanuel. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, KUBU RAYA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya menggelar edukasi lalu lintas di Kubu Raya bagi ratusan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kristen Imanuel di Kecamatan Sungai Raya pada Kamis (9/4/2026).

Kegiatan bertajuk Police Go To School ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai tata tertib jalan raya guna menekan angka pelanggaran berkendara di kalangan remaja.

Baca Juga: Sasar Knalpot Brong, Tim Gabungan Gelar Penertiban Lalu Lintas di Sekadau

Dalam pelaksanaan sosialisasi tersebut, jajaran kepolisian menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan berlalu lintas sejak usia sekolah.

Beberapa materi krusial yang disampaikan meliputi larangan keras penggunaan kendaraan bermotor bagi pelajar yang masih di bawah umur, baik untuk keperluan berangkat ke sekolah maupun dalam menjalankan aktivitas harian lainnya di luar lingkungan sekolah.

Selain larangan berkendara bagi anak di bawah umur, petugas juga memberikan peringatan tegas terkait modifikasi komponen kendaraan.

Siswa dilarang keras menggunakan knalpot brong atau bersuara bising karena dapat memicu polusi suara yang sangat mengganggu ketertiban umum masyarakat.

Lebih lanjut, petugas turut memaparkan bahaya fatal dari aktivitas balap liar yang kerap menjerat kelompok usia remaja dan berpotensi merenggut nyawa di jalanan.

Kegiatan penyuluhan ini dipimpin langsung oleh Kepala Unit Keamanan dan Keselamatan (Kanit Kamsel) Iptu Fachri bersama jajaran personel kepolisian lainnya, yakni Ipda Ya’ Rudi Gunawan, Briptu Tajul Ilmi, Bripda Andri Imam Arianto, Bripda Kurniadi, dan Bripda Yulianingsih.

Kedatangan tim kepolisian ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh Kepala Sekolah SMP Kristen Imanuel beserta seluruh jajaran dewan guru dan peserta didik.

Melalui pendekatan komunikasi yang humanis, kegiatan sosialisasi ini dirancang untuk membangun kedekatan emosional serta menegaskan citra positif bahwa aparat penegak hukum adalah sahabat anak.

Sinergi antara pihak kepolisian, tenaga pendidik, dan siswa dinilai sebagai pilar esensial dalam membentuk dan merawat budaya tertib di ruang publik.