Mengenal Fenomena Lapar Palsu Saat Puasa Ramadan

Ilustrasi - Sering merasa lapar padahal baru saja sahur? Simak pengertian lapar palsu saat puasa dan cara membedakannya dengan lapar biologis yang sebenarnya. (Dok. Ist)
Ilustrasi - Sering merasa lapar padahal baru saja sahur? Simak pengertian lapar palsu saat puasa dan cara membedakannya dengan lapar biologis yang sebenarnya. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Banyak orang menyerah pada rasa lapar hanya beberapa jam setelah matahari terbit. Padahal, secara biologis, tubuh manusia memiliki cadangan energi yang cukup untuk bertahan tanpa makanan selama belasan jam.

Rasa keroncongan yang Anda rasakan sering kali bukanlah sinyal kebutuhan nutrisi, melainkan sebuah fenomena psikologis bernama lapar palsu (emotional hunger).

Anda wajib memahami perbedaan antara sinyal perut yang benar-benar kosong dengan sekadar keinginan otak untuk mengunyah akibat kebiasaan.

Baca Juga: Polsek Simpang Hilir Amankan Pasar Juadah Teluk Melano Jelang Buka Puasa

Perbedaan Mekanisme Lapar Biologis dan Lapar Palsu

Lapar biologis muncul secara bertahap dan biasanya memberikan sinyal fisik yang jelas seperti perut berbunyi atau tubuh terasa sedikit lemas. Sebaliknya, lapar palsu menyerang secara tiba-tiba dan biasanya menuntut jenis makanan spesifik yang tinggi gula atau lemak.

Anda sering merasakan lapar palsu saat melihat iklan makanan atau mencium aroma masakan tetangga, meskipun perut Anda sebenarnya masih penuh.

Memahami perbedaan ini membantu Anda mengontrol emosi sehingga tidak mudah tergoda untuk membatalkan puasa secara emosional.

Peran Hormon Ghrelin dalam Menciptakan Sensasi Lapar

Hormon ghrelin bertindak sebagai alarm alami yang mengingatkan otak bahwa jadwal makan harian Anda telah tiba. Karena Anda terbiasa makan siang pada jam tertentu, otak akan melepaskan ghrelin pada jam tersebut meskipun Anda sedang berpuasa.

Anda merasakan sensasi lapar yang kuat selama 30 hingga 60 menit, namun sensasi ini akan hilang dengan sendirinya jika Anda mengabaikannya. Tubuh Anda sebenarnya sedang mencoba mengikuti ritme sirkadian lama, bukan karena kekurangan pasokan kalori yang mendesak.