Indonesia Pimpin Sidang Dewan HAM PBB ke-61, Menlu Sugiono Usung Misi ‘Kepresidenan Untuk Semua’

Menteri Luar Negeri RI Sugiono berbicara di Sidang ke-61 Dewan HAM PBB di Jenewa, Swiss
Menteri Luar Negeri RI Sugiono berbicara di Sidang ke-61 Dewan HAM PBB di Jenewa, Swiss. (Dok. Kemlu RI)

Faktakalbar.id, JENEWA – Indonesia resmi memimpin pembukaan Sidang ke-61 Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB di Jenewa, Swiss, Senin (23/2/2026).

Dalam forum internasional tersebut, Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia melalui misi “Kepresidenan Untuk Semua” guna memperkuat peran lembaga tersebut di tengah tantangan multilateralisme global yang kian berat.

Baca Juga: Presiden Prabowo Ajak 12 Raksasa Investasi AS Perluas Rantai Ekonomi di Indonesia

Dalam pidatonya, Sugiono menyoroti kondisi multilateralisme yang saat ini tengah berada di bawah tekanan besar akibat ketegangan geopolitik dunia.

Ia menekankan bahwa posisi Indonesia sebagai pemimpin sidang merupakan tanggung jawab besar untuk merangkul seluruh pihak tanpa terkecuali demi keadilan kemanusiaan global.

“Kepresidenan kali ini bukan hanya untuk Indonesia, ini adalah Kepresidenan Untuk Semua,” kata Sugiono dalam Sidang Dewan HAM PBB tersebut, sebagaimana dipantau melalui siaran UN TV di Jakarta.

Sugiono mengingatkan agar para anggota dewan tetap menjaga integritas lembaga dengan menghindari polarisasi yang tajam.

Menurutnya, sikap selektif dalam menangani kasus-kasus HAM hanya akan merusak legitimasi dewan dan mengikis kepercayaan masyarakat internasional. Ia menilai kredibilitas dewan sangat bergantung pada konsistensi para anggotanya dalam menegakkan prinsip-prinsip HAM secara adil.