3. Lavender: Penenang Pikiran yang Gelisah
Anda sebaiknya menggunakan aroma lavender di sore hari menjelang waktu berbuka atau saat tingkat kesabaran mulai menurun. Efek sedatif ringan dari bunga ini membantu menenangkan detak jantung dan merilekskan otot-otot yang tegang.
Bagi Anda yang sering merasa cemas atau mudah marah karena lapar, lavender akan membantu menjaga stabilitas emosi agar ibadah puasa Anda tetap berkualitas dan penuh kedamaian.
4. Rosemary: Penguat Memori dan Kognisi
Anda wajib mencoba aroma rosemary jika sedang mengerjakan proyek yang membutuhkan daya ingat kuat atau analisis mendalam. Studi menunjukkan bahwa menghirup aroma kayu-kayuan ini dapat meningkatkan konsentrasi dan kemampuan retensi informasi pada otak.
Aroma ini sangat cocok bagi mahasiswa atau pekerja profesional yang harus tetap belajar atau mempresentasikan ide besar di tengah kondisi perut yang kosong.
Baca Juga: Sering Ngiler Saat Tidur? Ini Alasan Medis dan Tanda Tubuh yang Perlu Diwaspadai
5. Eucalyptus: Penjaga Pernapasan yang Segar
Anda harus memanfaatkan wangi eucalyptus untuk memberikan sensasi napas yang lebih lega dan segar sepanjang hari. Aroma ini membantu membuka saluran pernapasan sehingga pasokan oksigen ke seluruh sel tubuh menjadi lebih lancar.
Di tengah kondisi mulut yang kering saat puasa, aroma segar ini juga memberikan efek psikologis yang membuat Anda merasa lebih bersih dan tidak mudah lelah.
(*Sr)
















