Mendagri Tito Karnavian Evaluasi Progres Pemulihan Pascabencana di Aceh

Mendagri Tito Karnavian saat memberikan keterangan pers terkait progres rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh.
Mendagri Tito Karnavian saat memberikan keterangan pers terkait progres rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh. (Dok. Ist)

“Tapi di dalam-dalamnya, sama dengan Aceh Utara ada beberapa tempat, kemudian Bireuen dan Pidie Jaya yang itu dalam kota. Ini juga belum tuntas, kemudian kita lihat sungai yang kemarin di Pidie Jaya banjir lagi,” kata Mendagri Tito Karnavian.

Perbaikan fasilitas umum seperti fasilitas pendidikan, rumah ibadah, dan pondok pesantren yang belum maksimal juga akan segera dieksekusi oleh pemerintah pusat.

“Nanti saya rapatkan ke Jakarta dengan para menteri untuk kita bagi tugas lagi, menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada ini,” ujar Mendagri.

Di balik berbagai kendala tersebut, Mendagri menyebutkan ada banyak hal positif yang telah dicapai. Tingkat pemulihan kelistrikan di Aceh telah mencapai 95 persen, sementara akses jalan nasional sudah terbuka sepenuhnya.

“Tapi kalau untuk jalan nasional sudah terbuka semua. Ini ada hal-hal yang sudah kita kerjakan selama ini banyak yang positif juga. Ada memang beberapa yang belum selesai, kalau ada kritikan, masukan pasti kami terima, dan kita cek kalau memang betul kita kerjakan,” ujar Mendagri.

Tito Karnavian menutup kunjungannya dengan memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu masa pemulihan pascabencana di Serambi Mekkah.

“Kita berikan apresiasi kepada semua yang telah bekerja keras, mulai dari TNI, Polri, PLN, Pertamina, Menteri PU, Menteri Kesehatan yang bisa membereskan rumah sakit umum daerah semua sudah operasional,” kata Mendagri Tito Karnavian.

(Natash)