Faktakalbar.id, LIFETYLE – Bulan Ramadan sering kali diikuti dengan kenaikan harga kebutuhan pokok dan pengeluaran tambahan untuk buka puasa bersama atau persiapan Lebaran. Tanpa perencanaan yang matang, anggaran bulanan Anda bisa membengkak drastis hanya dalam hitungan minggu.
Anda harus mengelola arus kas secara disiplin agar ibadah tetap tenang tanpa terbebani oleh masalah finansial di akhir bulan. Pengaturan keuangan yang bijak memungkinkan Anda memenuhi seluruh kebutuhan tanpa harus menguras dana darurat.
Berikut adalah langkah cerdas mengatur keuangan keluarga selama bulan suci:
Baca Juga: Saat Puasa Ramadan dan Pra Paskah Berjalan Beriringan dalam Harmoni
1. Susun Skala Prioritas Belanja Mingguan
Anda wajib membuat daftar belanja yang mendetail sebelum pergi ke pasar atau swalayan guna menghindari pembelian barang yang tidak perlu. Prioritaskan kebutuhan pokok untuk sahur dan berbuka puasa daripada menuruti keinginan untuk membeli berbagai macam takjil secara berlebihan.
Dengan memiliki catatan belanja yang rapi, Anda dapat memantau setiap rupiah yang keluar dan memastikan pengeluaran tetap berada di jalur yang benar.
2. Alokasikan Anggaran Khusus untuk Takjil
Anda harus menentukan batas maksimal uang yang akan Anda gunakan untuk membeli makanan buka puasa setiap harinya. Sering kali, pengeluaran kecil untuk jajanan sore justru menjadi faktor utama yang menghabiskan anggaran bulanan Anda.
Membatasi anggaran takjil atau memilih untuk membuat sendiri di rumah akan memberikan penghematan yang signifikan bagi kas keluarga Anda.











