“Contoh sederhana, sandal aman di masjid, parkir motor tertib, sabar di jalan. Di kota ini kalau tidak sabar, tensi bisa naik, apalagi di lampu merah,” katanya.
Di sisi lain, Wali Kota juga memaparkan tantangan urbanisasi dan keterbatasan lahan di Pontianak.
Meski keberadaan Jembatan Kapuas II telah membantu mengurai kemacetan, Pemerintah Kota tetap merencanakan solusi jangka panjang seperti pengembangan outer ring road serta pembangunan infrastruktur dasar lainnya, termasuk sekolah.
Khusus untuk Masjid Baitussalam, Pemkot Pontianak berkomitmen mendukung percepatan penyelesaian pembangunannya agar dapat digunakan secara maksimal oleh jemaah pada tahun mendatang.
“Mudah-mudahan Ramadan tahun depan kita sudah bisa salat di masjid yang selesai dibangun. Dengan kebersamaan, saya yakin pembangunan ini bisa cepat tuntas,” pungkasnya.
(FR)
















