Rahasia Pilih Takjil Aman Bagi Penderita Maag

Ilustrasi - Penderita penyakit mag sering merasa cemas saat waktu berbuka tiba. Perut yang kosong selama belasan jam memicu peningkatan asam lambung secara alami. (Dok. Ist)
Ilustrasi - Penderita penyakit mag sering merasa cemas saat waktu berbuka tiba. Perut yang kosong selama belasan jam memicu peningkatan asam lambung secara alami. (Dok. Ist)

4. Hindari Makanan Berminyak dan Pedas

Anda wajib menjauhi gorengan dan sambal sebagai menu pembuka puasa. Lemak jenuh pada gorengan memperlambat pengosongan lambung dan memicu refluks asam. Sementara itu, rasa pedas akan langsung mengiritasi lapisan mukosa perut Anda yang kosong.

Pilihlah camilan yang diolah dengan cara dikukus atau direbus untuk menjaga kesehatan pencernaan. Langkah ini sangat efektif mencegah perut kembung atau rasa begah.

5. Batasi Minuman yang Mengandung Gas

Anda harus menghindari minuman bersoda atau yang mengandung kafein tinggi saat berbuka. Gas dari minuman soda memberikan tekanan berlebih pada katup lambung Anda. Kafein pada kopi atau teh pekat juga merangsang produksi asam lambung secara berlebihan.

Gantilah dengan teh herbal hangat yang encer atau air kelapa muda murni. Minuman alami membantu menghidrasi tubuh sekaligus menenangkan sistem pencernaan.

Baca Juga: Jenis Buah Pencegah Dehidrasi Selama Puasa Ramadan

6. Makanlah dengan Porsi Kecil Namun Sering

Anda wajib membagi asupan makanan ke dalam porsi kecil untuk menghindari beban lambung yang berat. Jangan langsung menyantap hidangan utama dalam jumlah besar sesaat setelah membatalkan puasa. Berikan jeda waktu bagi lambung untuk beradaptasi dengan makanan pembuka yang ringan.

Makan secara bertahap menjaga stabilitas energi dan mencegah gejala mag muncul kembali di malam hari.

(*Sr)