“Hal ini memberikan sinyal yang jelas bahwa Indonesia dan Amerika Serikat memilih untuk melanjutkan kerja sama ekonomi yang lebih dalam, akses pasar yang lebih kuat, dan kepastian yang lebih besar bagi dunia bisnis,” ucap Presiden Prabowo.
Di hadapan para pelaku usaha internasional, Presiden menyampaikan optimisme terhadap fundamental ekonomi nasional.
Hal ini didukung oleh catatan investasi asing yang mencapai USD53 miliar pada tahun lalu serta pertumbuhan ekonomi yang stabil.
Presiden juga berkomitmen penuh untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan dan memberantas praktik ilegal guna memperkuat iklim investasi di tanah air.
Baca Juga: Vatikan Tolak Bergabung Board of Peace Besutan Donald Trump, Tekankan Peran PBB
Kegiatan yang diselenggarakan oleh US-ASEAN Business Council (US-ABC) ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan bilateral kedua negara.
Investasi senilai puluhan miliar dolar tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan melalui kolaborasi strategis di berbagai sektor industri.
(FR)
















