TNI AL Amankan 9.300 Ton Monasit Bahan Baku Nuklir

Ilustrasi - Monasit, merupakan bahan baku nuklir yang penting karena mengandung unsur radioaktif torium dan uranium. (Dok. Ist)
Ilustrasi - Monasit, merupakan bahan baku nuklir yang penting karena mengandung unsur radioaktif torium dan uranium. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, NASIONAL – Satuan tugas TNI Angkatan Laut (TNI AL) berhasil mengamankan aset strategis negara berupa ribuan ton mineral ikutan timah yang mengandung unsur radioaktif.

Operasi gabungan di perairan Bangka Belitung ini menyita total 10.762 ton logam tanah jarang (rare earth elements) dari praktik pertambangan ilegal.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal), Laksamana Pertama Tunggul, merinci bahwa temuan tersebut didominasi oleh mineral Monazite yang mencapai 9.380 ton.

Baca Juga: Gahar di Laut, TNI AL Pamer Otot Tempur dan Sitaan Tambang Ilegal Rp173 Miliar

Mineral ini memiliki nilai sangat tinggi bagi industri masa depan karena mengandung Thorium sebagai bahan baku vital energi nuklir.

Temuan Harta Karun Strategis

Selain Monasit, petugas juga mengamankan 1.381 ton Zircon dan Ilmenit dalam operasi tersebut. TNI AL melaksanakan operasi intensif bersama satuan lapangan Tri Cakti sepanjang tahun 2025 hingga 2026 untuk mencegah kebocoran sumber daya alam melalui jalur laut maupun darat.