Kapolda Kalbar Minta Personel Polri Hadir sebagai Pelindung dan Pengayom Masyarakat

Kapolda Kalbar Pipit Rismanto saat memberikan amanat dalam Upacara Hari Kesadaran Nasional di hadapan personel Polri dan ASN di Mapolda Kalbar, Rabu (18/2/2026).
Kapolda Kalbar Pipit Rismanto saat memberikan amanat dalam Upacara Hari Kesadaran Nasional di hadapan personel Polri dan ASN di Mapolda Kalbar, Rabu (18/2/2026). (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) menyelenggarakan Upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Jananuraga, Mapolda Kalbar, Rabu (18/2/2026).

Upacara ini dipimpin langsung oleh Kapolda Kalbar Pipit Rismanto dan diikuti oleh Pejabat Utama serta seluruh personel Polri dan ASN.

Baca Juga: Polda Kalbar Rilis 5 Imbauan Penting Perayaan Imlek 2577

Peringatan yang rutin dilaksanakan setiap bulan ini bukan sekadar rutinitas seremonial.

Bagi Polda Kalbar, momentum ini menjadi sarana penting untuk memantapkan kualitas pengabdian serta meningkatkan rasa cinta kepada bangsa dan negara.

Disiplin sebagai Dasar Pengabdian

Dalam amanatnya, Pipit Rismanto menegaskan bahwa esensi dari kesadaran nasional harus tecermin dalam perilaku sehari-hari setiap anggota kepolisian.

Ia menekankan bahwa disiplin dan kepatuhan hukum adalah prinsip utama dalam menjalankan roda organisasi kepolisian.

“Kesadaran Nasional bukan hanya sebuah pemahaman, tetapi harus diwujudkan dalam sikap disiplin, kepatuhan terhadap Hukum, semangat persatuan dan kesatuan, serta kesetiaan melayani kepentingan Masyarakat,” ujar Pipit Rismanto di hadapan peserta upacara.

Menurutnya, setiap anggota harus memiliki kesadaran tinggi bahwa tugas mereka adalah mandat dari rakyat yang harus dipertanggungjawabkan dengan integritas tinggi.

Baca Juga: Pertemuan Imlek dan Ramadhan 2026, Polda Kalbar Ajak Warga Jaga Toleransi

Pendekatan Kepolisian yang Modern dan Humanis

Menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks, Polri dituntut untuk mengadopsi pendekatan yang lebih modern namun tetap menjaga sisi kemanusiaan.

Hal ini bertujuan agar setiap tindakan kepolisian dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.