4. Perhatikan Konsumsi Makanan Sebelum Tidur
Anda harus menghindari konsumsi makanan berat atau minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan teh saat mendekati jam tidur malam. Makanan yang terlalu berat memaksa sistem pencernaan bekerja keras saat Anda beristirahat, yang sering kali memicu gangguan tidur atau asam lambung naik.
Pilihlah camilan ringan atau air putih agar perut terasa nyaman dan Anda bisa tidur dengan lebih nyenyak.
5. Ciptakan Suasana Kamar yang Nyaman
Anda wajib mengatur suhu ruangan dan pencahayaan kamar agar mendukung kualitas tidur yang optimal. Kamar yang sejuk dan gelap memicu tubuh untuk beristirahat lebih tenang dan mempercepat proses pemulihan fisik.
Suasana lingkungan yang tenang menjamin Anda tidak mudah terbangun di tengah malam, sehingga waktu tidur yang singkat pun tetap memberikan manfaat maksimal bagi kesegaran tubuh Anda esok hari.
6. Konsisten dengan Jadwal Bangun dan Tidur
Anda harus menjaga konsistensi jadwal tidur dan bangun setiap harinya, termasuk pada hari libur. Pola yang teratur membantu tubuh menyesuaikan jam biologisnya dengan jadwal baru selama bulan Ramadan.
Konsistensi ini sangat penting agar tubuh Anda tidak terus-menerus mengalami jet lag sosial yang bisa mengakibatkan kelelahan kronis dan penurunan performa kerja secara jangka panjang.
(*Sr)
















