Cara Mengatur Pola Tidur Saat Puasa Agar Tidak Mengantuk

Ilustrasi - Perubahan jadwal bangun tidur untuk keperluan sahur sering kali merusak ritme istirahat dan memicu rasa kantuk yang hebat pada siang hari. (Dok. Ist)
Ilustrasi - Perubahan jadwal bangun tidur untuk keperluan sahur sering kali merusak ritme istirahat dan memicu rasa kantuk yang hebat pada siang hari. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Perubahan jadwal bangun tidur untuk keperluan sahur sering kali merusak ritme istirahat dan memicu rasa kantuk yang hebat pada siang hari. Kurangnya kualitas tidur tidak hanya menurunkan produktivitas kerja Anda, tetapi juga melemahkan sistem kekebalan tubuh selama menjalankan ibadah puasa.

Anda harus menerapkan manajemen waktu tidur yang cerdas agar kebutuhan istirahat harian tetap terpenuhi tanpa mengorbankan waktu ibadah di malam hari.

Berikut adalah strategi jitu mengatur pola tidur agar Anda tetap segar sepanjang bulan Ramadan:

Baca Juga: Tips Olahraga Saat Puasa Agar Tetap Bugar

1. Segerakan Tidur Setelah Salat Tarawih

Anda wajib memajukan jam tidur malam Anda dan menghindari kebiasaan begadang untuk hal-hal yang tidak mendesak. Segera istirahat setelah menyelesaikan ibadah salat tarawih agar Anda mendapatkan durasi tidur yang cukup sebelum bangun untuk sahur.

Tidur lebih awal membantu otak mencapai fase tidur dalam (deep sleep) lebih cepat, sehingga tubuh memiliki waktu yang memadai untuk melakukan regenerasi sel dan memulihkan energi.

2. Manfaatkan Tidur Siang Singkat (Power Nap)

Anda harus memanfaatkan waktu istirahat kantor atau sekolah untuk melakukan power nap selama 15 hingga 20 menit. Tidur siang yang singkat namun berkualitas terbukti secara medis mampu menyegarkan fungsi kognitif dan meningkatkan kewaspadaan Anda kembali.

Pastikan Anda tidak tidur siang lebih dari 30 menit, karena durasi yang terlalu lama justru akan membuat Anda merasa pening dan lemas saat terbangun.

3. Jauhi Penggunaan Gawai Sebelum Tidur

Anda wajib meletakkan ponsel atau gawai minimal 30 menit sebelum memejamkan mata. Cahaya biru (blue light) dari layar gawai menghambat produksi hormon melatonin yang berfungsi mengatur siklus tidur alami manusia.

Dengan menjauhkan gawai, Anda membantu otak untuk lebih rileks sehingga proses menuju tidur menjadi lebih cepat dan kualitas istirahat Anda meningkat secara signifikan.

Baca Juga: Daftar Menu Sahur Agar Tidak Cepat Lapar Sepanjang Hari