Cara Berbuka Puasa yang Sehat Agar Perut Tidak Sakit

Ilustrasi - Batasi konsumsi kurma sebanyak tiga butir saja agar Anda masih memiliki ruang untuk nutrisi lain dan tidak kelebihan kalori di awal waktu berbuka. (Dok. Ist)
Ilustrasi - Batasi konsumsi kurma sebanyak tiga butir saja agar Anda masih memiliki ruang untuk nutrisi lain dan tidak kelebihan kalori di awal waktu berbuka. (Dok. Ist)

4. Berikan Jeda Sebelum Makan Berat

Anda harus memberikan jeda waktu sekitar 15 hingga 20 menit antara makan takjil dengan hidangan utama, misalnya dengan menunaikan salat magrib terlebih dahulu. Jeda ini memberikan waktu bagi sistem saraf pusat untuk mengirimkan sinyal kenyang ke otak sehingga Anda tidak akan makan secara berlebihan.

Pola ini sangat efektif untuk mencegah rasa kantuk yang hebat setelah berbuka dan menjaga metabolisme tetap aktif.

5. Atur Komposisi Gizi Seimbang di Piring

Anda wajib menyusun piring makan Anda dengan porsi yang seimbang antara sayuran, protein, dan karbohidrat kompleks. Mulailah menyantap sayuran terlebih dahulu untuk melapisi dinding lambung dengan serat, kemudian lanjutkan dengan protein seperti ikan atau ayam.

Cara ini membantu mengontrol laju penyerapan gula dan kolesterol ke dalam darah sehingga energi Anda bertahan lebih lama hingga waktu tarawih tiba.

Baca Juga: Rahasia Cara Menghilangkan Bau Mulut Saat Puasa Secara Alami

6. Kunyah Makanan Secara Perlahan

Anda harus mengunyah makanan hingga benar-benar halus sebelum menelannya untuk meringankan kerja lambung. Proses mengunyah yang sempurna membantu enzim pencernaan di mulut bekerja maksimal dalam memecah nutrisi.

Dengan makan secara perlahan, Anda juga akan lebih menikmati rasa makanan dan terhindar dari masalah perut kembung atau rasa tidak nyaman akibat udara yang ikut tertelan saat makan terburu-buru.

(*Sr)