Faktakalbar.id, PONTIANAK – Kantor Wilayah Bursa Efek Indonesia (BEI) Kalimantan Barat secara terbuka mendorong perusahaan-perusahaan lokal, khususnya Bank Kalbar, untuk segera mengambil langkah penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO).
Plh Kepala Wilayah BEI Kalbar, Ardhy Anto, menegaskan bahwa pasar modal merupakan peluang strategis bagi perusahaan daerah untuk memperkuat struktur permodalan.
Meskipun saat ini Bank Kalbar belum memiliki rencana resmi, pihak BEI menyatakan kesiapan penuh untuk memberikan asistensi teknis jika bank pembangunan daerah tersebut memutuskan untuk go public.
“Bank Kalbar sejauh ini memang belum ada rencana IPO. Namun begitu, apabila Bank Kalbar siap, tentu kami akan menyambut baik,” ungkap Ardhy Anto, Selasa (10/2).
Baca Juga: Bank Kalbar Perkuat Komitmen Bangun Ketapang: Siap Dukung Penataan Kota hingga Pemberdayaan UMKM
Optimisme terhadap rencana IPO ini didukung kuat oleh kinerja keuangan Bank Kalbar yang terus menunjukkan tren positif. Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, mengungkapkan bahwa investasi di Bank Kalbar saat ini sangat menjanjikan dengan imbal hasil atau return mencapai sekitar 14 persen bagi para pemegang saham, yang dinilai jauh lebih menguntungkan dibandingkan instrumen seperti deposito.
















