Faktakalbar.id, LIFESTYLE — Memiliki anak tanpa kesiapan finansial yang matang sering kali memicu rantai permasalahan yang kompleks.
Psikologi perkembangan menekankan bahwa lingkungan masa kecil adalah fondasi utama pembentukan karakter dan kesehatan mental seseorang.
Berikut adalah beberapa dampak signifikan yang sering terjadi:
1. Paparan Toxic Stress Sejak Dini
Baca Juga: Karies Gigi Ternyata Bisa Picu Penyakit Jantung, Simak Penjelasan Ahli di RSUD SSMA Pontianak
Anak-anak sangat peka terhadap kondisi emosional orang tua.
Ketika orang tua terus-menerus merasa cemas karena tekanan tagihan atau kebutuhan perut yang tidak terpenuhi, anak akan terpapar pada toxic stress.
Secara biologis, hormon stres (kortisol) yang tinggi dalam jangka panjang dapat mengganggu perkembangan struktur otak anak, terutama pada bagian yang mengatur kontrol emosi dan daya ingat. Hal ini membuat anak lebih rentan mengalami gangguan kecemasan di masa depan.
2. Terjadinya Parentification (Anak Menjadi Orang Tua)
Dalam keluarga dengan ekonomi sulit, anak sering kali dipaksa untuk “dewasa sebelum waktunya”.
Fenomena ini disebut parentification, di mana anak mengambil tanggung jawab orang dewasa, seperti mengasuh adik secara penuh atau ikut memikirkan cara mencari uang.
Secara psikologis, anak kehilangan masa bermain dan eksplorasinya.
Hal ini dapat menyebabkan rasa lelah mental yang kronis dan hilangnya identitas diri karena mereka selalu mendahulukan kebutuhan orang lain di atas kebutuhan mereka sendiri.
















