Mempawah  

Prakiraan Cuaca Wisata Pulau Temajo 9 Februari 2026: Kondisi Laut Tenang

Infografis prakiraan cuaca wisata Pulau Temajo pada Senin 09 Februari 2026 dari BMKG. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Infografis prakiraan cuaca wisata Pulau Temajo pada Senin 09 Februari 2026 dari BMKG. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, MEMPAWAH – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk destinasi wisata bahari unggulan di Kalimantan Barat, yakni Pulau Temajo, untuk Senin (09/2/2026).

Secara umum, kondisi cuaca di kedua wilayah tersebut diprediksi cerah berawan hingga berawan tebal dengan potensi hujan ringan di beberapa titik.

Baca Juga: Dominan Berawan, BMKG Ingatkan Potensi Karhutla dalam Prakiraan Cuaca Kalimantan Barat

Berdasarkan data dari Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak, Pulau Temajo di Kabupaten Mempawah terpantau memiliki kondisi cuaca cerah berawan dengan kecepatan angin berkisar antara 1 hingga 13 knot.

Tinggi gelombang di wilayah ini masuk dalam kategori sangat tenang dengan estimasi 0,1 hingga 0,5 meter.

Selain itu, pasang air laut maksimum diprediksi mencapai 1,86 meter pada pukul 09.00 WIB, sementara surut minimum berada di angka 1,16 meter pada pukul 01.00 WIB.

Rute penyeberangan dari Pelabuhan Sui Kunyit menuju Pulau Temajo juga dilaporkan dalam kondisi aman bagi aktivitas pelayaran kecil.

Gelombang di sepanjang rute penyeberangan terpantau tenang di kisaran 0,1 hingga 0,5 meter dengan kecepatan angin antara 6 hingga 15 knot.

Baca Juga: Wabup Mempawah Pastikan Sembako Imlek Terjangkau

Sementara itu, untuk wilayah Kepulauan Karimata di Kabupaten Kayong Utara, cuaca secara umum diprakirakan didominasi oleh kondisi berawan tebal.

Meskipun demikian, terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang diperkirakan terjadi pada sore dan malam hari.

Kecepatan angin di perairan Selat Karimata terpantau lebih dinamis, berkisar antara 8 hingga 26 knot yang bertiup dari arah Barat hingga Barat Laut.

Tinggi gelombang di perairan sekitar Karimata masih terpantau dalam kategori rendah.

Namun, masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi peningkatan kecepatan angin secara tiba-tiba (gust) yang dapat memengaruhi kondisi permukaan laut sewaktu-waktu.

Wisatawan diharapkan terus memantau perkembangan informasi cuaca maritim sebelum melakukan aktivitas olahraga air atau penyeberangan antarpulau.

(FR)