“Pemeriksaannya cepat, simpel, dan bagus. Jadi kami tahu kondisi kendaraan dan kondisi kami sendiri sebagai pengemudi. Kalau bisa kegiatan seperti ini dilakukan setiap tahun,” kata Titis.
Hal senada disampaikan Heri, koordinator sopir PO Perintis.
Ia berterima kasih atas bantuan petugas dalam memastikan sembilan unit armadanya layak beroperasi sebelum menempuh perjalanan jauh.
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Kalbar, Bambang Suharyono, menyatakan bahwa Operasi Keselamatan Kapuas 2026 merupakan langkah preventif yang mengutamakan edukasi.
Menurutnya, respons baik dari masyarakat menunjukkan bahwa pendekatan humanis efektif dalam membangun kesadaran tertib berlalu lintas.
“Respons positif dari masyarakat menunjukkan bahwa pendekatan humanis dapat diterima dengan baik. Hal ini menjadi penguatan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan demi menciptakan lalu lintas yang aman dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan,” pungkas Bambang.
Baca Juga: Ditjen Gakkum ESDM dan Satgas PKH Menyergap Konsesi PT Antam yang Diduga Dicuri PT EJM dan AS
(Mira)
















