Terapkan Strategi 4K, Pontianak Catat Inflasi Year on Year Terendah se-Kalbar per Januari 2026

Ilustrasi tumpukan cabai. Pontianak catat Inflasi Terendah se-Kalbar per Januari 2026 sebesar 2,74 persen. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Ilustrasi tumpukan cabai dan sayur di pasar tradisional. Pontianak catat Inflasi Terendah se-Kalbar per Januari 2026 sebesar 2,74 persen. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Baca Juga: Rakor Pengendalian Inflasi, Pusat Pinta Daerah Tetap Jaga Stabilitas Harga

Ia menyadari bahwa sebagai pusat aktivitas ekonomi, Pontianak rentan terhadap gejolak harga jika tidak dikelola dengan koordinasi yang kuat.

“Pengendalian inflasi tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kerja sama dan koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, serta seluruh pemangku kepentingan agar harga kebutuhan pokok tetap stabil dan terjangkau oleh masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah Kota Pontianak berkomitmen untuk terus memantau pergerakan harga komoditas pangan, khususnya kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang kerap menjadi penyumbang inflasi.

“Kami terus mengantisipasi potensi kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan. Pemerintah Kota Pontianak melalui TPID akan memastikan ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta keterjangkauan harga bagi masyarakat,” pungkasnya.

(*Red)