Pontianak Promosikan Kriya Unggulan di INACRAFT 2026, Buka Peluang Pasar Internasional

Perwakilan Pemerintah Kota Pontianak memamerkan produk kerajinan unggulan di stan pameran INACRAFT 2026 Jakarta. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Perwakilan Pemerintah Kota Pontianak memamerkan produk kerajinan unggulan di stan pameran INACRAFT 2026 Jakarta. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, JAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pontianak kembali memperlihatkan komitmennya dalam mendorong perajin lokal untuk memperluas pemasaran produk unggulan.

Baca Juga: Pontianak Catat Rata-rata Lama Sekolah Tertinggi di Kalbar, Pemkot Fokus Wajib Belajar 13 Tahun

Komitmen ini diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam ajang bergengsi The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) tahun 2026, Rabu (04/2/2026).

Pameran yang diprakarsai oleh Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) tahun ini menargetkan transaksi ritel sebesar Rp102,5 miliar dengan kontrak dagang diharapkan mencapai US$1,5 juta.

Skala pameran yang besar ini ditargetkan menyedot 100.000 pengunjung domestik serta 1.000 pembeli (buyers) dari luar negeri yang berasal dari berbagai negara seperti Jepang, Singapura, Malaysia, Amerika Serikat, hingga Maroko.

Mewakili Wali Kota Pontianak, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Pontianak, Yusnaldi mengatakan, keikutsertaan Pemkot Pontianak bersama Provinsi Kalimantan Barat merupakan implementasi nyata dalam meningkatkan daya saing pengrajin lokal.

Ajang ini dinilai strategis untuk membuka peluang kemitraan, investasi, dan pasar baru bagi pelaku kriya di pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Baca Juga: Wali Kota Buka Musrenbang Pontianak Kota, Fokus Optimalisasi Ekonomi dan Atasi Genangan

“Dengan tingginya jumlah pengunjung tentu perajin memiliki peluang yang sangat besar untuk memasarkan produknya tidak saja domestik tetapi juga pasar global,” ujarnya saat ditemui di stan Pemkot Pontianak.

Yusnaldi menambahkan, sebagai Koordinator Bidang Daya Saing Produk Dekranasda Kota Pontianak, pihaknya telah melakukan kurasi produk secara ketat sebelum dipamerkan.

Hal ini dilakukan untuk memastikan produk yang tampil memiliki kualitas tinggi, mengingat setiap daerah berlomba menampilkan kerajinan khas terbaiknya.

Ia pun mengajak para pengunjung untuk melihat langsung kekayaan kriya Pontianak di lokasi pameran.