Hindari Burnout: CEO Instagram Adam Mosseri Sarankan Kreator Tidak Terjebak Tuntutan Posting Setiap Hari

Tips Posting Instagram Sehat ala Adam Mosseri
Ilustrasi Instagram. (Dok. Solen Feyissa/Unsplash)

“Saya lebih suka Anda posting dua kali seminggu selama dua tahun daripada setiap hari selama dua bulan lalu berhenti,” tegasnya.

Ia mendorong para kreator untuk menemukan titik temu antara jenis konten yang mereka sukai dan format yang terbukti efektif di Instagram. Dengan menyukai apa yang dibuat, proses berkarya akan terasa lebih ringan dan berkelanjutan.

Baca Juga: Jebakan Perbandingan: 4 Alasan Psikologis Media Sosial Menguras Kebahagiaan Anda

Berapa Frekuensi yang Ideal Menurut Data?

Meskipun kesehatan mental menjadi prioritas utama, terdapat riset mengenai rentang unggahan yang dianggap efektif untuk menjaga interaksi (engagement) tanpa mengganggu kenyamanan audiens.

Berdasarkan data dari Hopperhq, berikut adalah panduan frekuensi posting yang dinilai aman:

  • Feed Instagram: 1–2 kali per hari. Ini dianggap cukup untuk menjaga jangkauan tanpa terlihat seperti spam.

  • Reels: 1 kali per hari atau 3–5 kali per minggu untuk efektivitas maksimal.

  • Instagram Stories: 3–7 unggahan per hari guna menjaga interaksi harian tetap aktif tanpa membuat audiens merasa jenuh.

Pada akhirnya, saran dari Mosseri mengingatkan bahwa kualitas konten dan kesehatan mental kreator adalah modal utama untuk tetap relevan di industri digital yang sangat kompetitif ini.

(*Drw)