Faktakalbar.id, KUBU RAYA – Tim Search and Rescue (SAR) Direktorat Samapta Polda Kalimantan Barat (Kalbar) melakukan aksi tanggap darurat dalam Penanganan Karhutla Kubu Raya.
Langkah taktis ini dilakukan menyusul ditemukannya titik api di wilayah Kabupaten Kubu Raya pada Selasa (3/2/2026).
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kalbar 4 Februari 2026: Waspada Hujan Disertai Petir dan Potensi Karhutla
Patroli pengawasan yang dimulai sejak pukul 13.00 WIB hingga 19.30 WIB tersebut menyasar tiga titik krusial yang dianggap rawan.
Berdasarkan hasil pantauan lapangan, kawasan Arang Limbung di sekitar Bandara Supadio dan Komplek Miari terpantau aman dan nihil api.
Namun, petugas menemukan titik api aktif yang membakar lahan di kawasan Parit Toom, Kecamatan Rasau Jaya.
Merespons temuan tersebut, personel kepolisian langsung melakukan upaya pemadaman yang dilanjutkan dengan proses pendinginan (cooling down).
Petugas mengerahkan mesin pompa portabel dan menggelar puluhan rol selang untuk membasahi area lahan yang terbakar.
Upaya ini dilakukan secara intensif mengingat kondisi lahan gambut yang kering serta hembusan angin kencang yang berisiko memperluas area kebakaran hingga ke permukiman warga.
Baca Juga: Titik Api di Jalan Madusari Berhasil Dilokalisir, Polda Kalbar Ingatkan Bahaya Karhutla
Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, mengonfirmasi bahwa operasi ini merupakan bentuk deteksi dini kepolisian untuk melindungi masyarakat dari dampak buruk kabut asap.
Pihaknya memastikan kesiapan personel dan peralatan dalam menanggulangi potensi bencana asap di wilayah tersebut.
















