Spanyol Larang Medsos Anak, Efektif atau Utopia Digital?

"Spanyol berencana melarang akses medsos bagi anak di bawah 16 tahun demi akhiri "Wild West" digital. Namun, rencana ini memicu perdebatan soal privasi dan efektivitas di lapangan. "
Spanyol berencana melarang akses medsos bagi anak di bawah 16 tahun demi akhiri "Wild West" digital. Namun, rencana ini memicu perdebatan soal privasi dan efektivitas di lapangan. (Dok. Ist)

“Anak-anak kita terpapar pada ruang yang sejak awal tidak dimaksudkan untuk mereka jelajahi sendirian. Kami tidak akan lagi menerima hal itu,” tegas Sanchez, mengutip Reuters.

Meski terdengar tegas, penegakan hukum terhadap algoritma yang merupakan rahasia dagang perusahaan teknologi akan menghadapi tembok tebal birokrasi internasional dan sengketa hukum yang panjang.

Koalisi atau Isolasi Digital?

Sadar bahwa internet tidak mengenal batas negara, Spanyol bergabung dengan Coalition of the Digitally Willing bersama lima negara Eropa lainnya.

Sanchez mengakui bahwa tantangan ini melampaui yurisdiksi satu negara.

Langkah Spanyol ini menjadi ujian besar bagi Eropa.

Jika berhasil, ini akan menjadi preseden global bagaimana negara mengambil alih kendali pengasuhan digital dari orang tua.

Namun, jika gagal karena penggunaan VPN (Virtual Private Network) atau akun palsu yang merajalela, kebijakan ini hanya akan menjadi aturan di atas kertas yang gagal menyentuh akar masalah literasi digital.

Apakah memblokir akses adalah solusi, atau justru bentuk keputusasaan pemerintah dalam mengedukasi warganya menghadapi era digital? RUU yang akan diajukan pekan depan ini akan menjadi jawabannya.

Baca Juga: Trump Ancam, Iran Menggeram, Sekutu Kabur

(Mira)