Polsek Tayan Hilir Verifikasi Tiga Titik Panas guna Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

Bhabinkamtibmas Polsek Tayan Hilir saat melakukan verifikasi koordinat titik panas di lahan pertanian warga untuk memastikan tidak adanya potensi api yang meluas.
Bhabinkamtibmas Polsek Tayan Hilir saat melakukan verifikasi koordinat titik panas di lahan pertanian warga untuk memastikan tidak adanya potensi api yang meluas. (Dok. Polres Sanggau)

“Kami memastikan langsung ke lokasi titik koordinat yang terpantau BMKG. Dari hasil pengecekan, tidak ditemukan titik api aktif. Ini penting agar langkah penanganan karhutla benar-benar berbasis kondisi nyata di lapangan,” ujar Iptu Dwi Putra.

Aturan Pembukaan Lahan Pertanian

Iptu Dwi Putra menambahkan bahwa aktivitas pembukaan lahan oleh warga di lokasi tersebut masih sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yakni tidak melebihi luas ±2 hektare.

Masyarakat juga melakukan proses tersebut secara gotong royong dengan menyiapkan peralatan pemadam sederhana sebagai langkah antisipasi.

Baca Juga: Polsek Batang Tarang Cek Lapangan, Pastikan Dua Titik Hotspot di Desa Semoncol Aman

Pihak kepolisian menekankan pentingnya koordinasi antara petani dengan perangkat desa serta tokoh adat sebelum memulai aktivitas yang berkaitan dengan pembukaan lahan.

Hal ini bertujuan agar kegiatan ekonomi masyarakat tetap berjalan tanpa memicu bencana kebakaran hutan dan lahan.

“Kami terus mengimbau masyarakat agar selalu berkoordinasi dan tidak melakukan pembakaran sembarangan. Pencegahan karhutla adalah tanggung jawab bersama,” tegas Iptu Dwi Putra.

Sinkronisasi Data Wilayah

Dalam kegiatan tersebut, Polsek Tayan Hilir mencatat adanya perbedaan data administratif pada sistem pemantauan pusat terkait batas wilayah desa.

Pihak kepolisian berharap adanya pembaruan data secara berkala agar tim di lapangan dapat melakukan penanganan lebih cepat dan tepat sasaran di masa mendatang.

Polsek Tayan Hilir berkomitmen untuk terus memantau wilayah rawan guna memastikan keamanan lingkungan dan kelestarian hutan di wilayah Kabupaten Sanggau tetap terjaga.

(*Red)