Hadapi Musim Kemarau, DPRD Pontianak Dorong PDAM Jaga Stabilitas Kualitas Air Bersih

"Ketua DPRD Pontianak Satarudin meminta PDAM Tirta Khatulistiwa antisipasi intrusi air laut saat kemarau agar kualitas dan tekanan air bersih ke pelanggan tetap terjaga."
Ketua DPRD Pontianak Satarudin meminta PDAM Tirta Khatulistiwa antisipasi intrusi air laut saat kemarau agar kualitas dan tekanan air bersih ke pelanggan tetap terjaga. (Dok. Ist)

Selain isu kadar garam, Satarudin juga menyoroti pentingnya menjaga tekanan distribusi air.

Ia mengapresiasi perbaikan pipa yang telah dilakukan tahun lalu di beberapa titik seperti Jalan Perdana dan Sungai Jawi. Namun, ia berharap jangkauan tekanan air bisa lebih merata hingga ke wilayah pinggiran yang jauh dari booster.

“Masalah tekanan air ini juga menjadi perhatian. Harapannya, pelanggan tidak perlu lagi bergantung pada mesin sedot untuk mendapatkan air bersih, terutama di daerah yang lokasinya cukup jauh dari pusat distribusi,” tambahnya.

PDAM: Pantau Kondisi Air Baku

Menanggapi hal tersebut, Direktur PDAM Tirta Khatulistiwa, Abdulah, menjelaskan bahwa pihaknya terus memantau kadar garam di air baku yang saat ini kondisinya masih fluktuatif.

Sebagai langkah kesiapsiagaan, PDAM telah menyiapkan skema cadangan air untuk mengantisipasi jika kemarau berlangsung panjang. Namun, pihaknya tetap optimis merujuk pada prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi hujan akan turun pada awal Februari.

“Kami sudah menginformasikan kondisi ini kepada pelanggan. Kami berharap hujan segera turun untuk menetralkan kadar garam akibat intrusi, sehingga produksi air bersih dapat kembali normal dan maksimal,” jelas Abdulah.

Baca Juga: Target Operasi 2026, Perumda Tirta Khatulistiwa Tinjau Progres Pembangunan IPA Beton Nipah Kuning

(Nala)