“Anggaran ini diharapkan dapat menyentuh kebutuhan strategis masyarakat, terutama pembangunan jalan poros strategis yang dapat dinikmati oleh masyarakat di 14 desa di Kecamatan Teluk Pakedai,” tuturnya.
Tantangan Fiskal Daerah
Musrenbang ini juga menjadi forum penting untuk menjaring usulan pembangunan tahun 2027. Berdasarkan paparan Camat Teluk Pakedai, total usulan yang masuk mencapai lebih dari Rp351 miliar.
Sukiryanto mengakui realisasi anggaran saat ini masih jauh dari total harapan masyarakat.
“Kalau dibandingkan dengan realisasi 2026, itu baru sekitar 12 persen dari total usulan. Namun tentu kita berharap ke depan bisa lebih baik,” ujarnya.
Baca Juga: Proses Hukum Pembakar Lahan di Kubu Raya Mulai Dilakukan
Dalam kesempatan tersebut, Sukiryanto tak menampik tantangan fiskal yang saat ini dihadapi Kabupaten Kubu Raya.
Ia mengungkapkan bahwa di tahun ini, pemerintah daerah mengalami pemotongan anggaran sekitar Rp397 miliar, angka yang tercatat sebagai pemotongan terbesar di Kalimantan.
(*Sr)
















