Baca Juga: Parkir Liar di Depan Coffee Shop Cattu Pontianak, Pelaku Ancam dan Pukul Petugas Dishub
Dalam kesempatan tersebut, Trisna juga mengungkapkan tantangan di lapangan. Keterbatasan personel membuat pengawasan tidak bisa dilakukan secara serentak di semua titik.
Saat ini, Dishub hanya memiliki dua regu patroli per waktu operasional untuk mengawasi seluruh wilayah Kota Pontianak.
“Pengawasan dilakukan secara bergilir. Ketika ada pelanggaran yang viral, bukan berarti tidak ditindak, tetapi petugas sedang berada di lokasi lain,” jelasnya.
Dalam razia tersebut, sejumlah kendaraan yang kedapatan melanggar langsung ditindak.
Dokumen kendaraan disita oleh Satpol PP untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.
Pemerintah berharap tindakan ini dapat meningkatkan kesadaran publik.
“Trotoar dan jalur sepeda disediakan untuk pejalan kaki dan pesepeda. Fasilitas ini harus dijaga bersama agar kota tetap tertib, aman, dan nyaman,” tutup Trisna.
(*Red)
















