Kasus Bupati Sudewo, KPK Sita 5 Koper Dokumen dari KSPPS Artha Bahana Syariah Pati

Bupati Pati Sudewo membantah terlibat pemerasan perangkat desa. Ia merasa dikorbankan dan mengklaim tidak tahu menahu soal pungutan liar tersebut. (Dok. Ist)
Bupati Pati Sudewo. (Dok. Ist)

“Intinya kami menyayangkan karena tidak ada kesempatan apa pun untuk mendampingi. Namun yang jelas, penggeledahan ini tidak mempengaruhi kegiatan dan pelayanan koperasi. Pelayanan tetap berjalan seperti biasa,” ujar Ahmad Nur Khodin.

Baca Juga: Jadi Tersangka KPK, Bupati Pati Sudewo Mengaku Dikorbankan

Ahmad juga menegaskan bahwa dana nasabah dalam kondisi aman karena penggeledahan ini murni terkait urusan pemilik, bukan kondisi finansial lembaga.

“Kami harapkan anggota tetap tenang, masyarakat juga tetap tenang. Dana aman dan operasional tetap berjalan normal. Tidak ada kaitannya dengan keuangan Artha Bahana Syariah,” tegasnya.

Selama proses penggeledahan, Ahmad mengaku tidak diperbolehkan masuk ke dalam ruangan untuk menyaksikan pemeriksaan dokumen oleh penyidik.

“Saya tidak bisa masuk ke dalam. Saya sudah berusaha mendampingi, namun pihak penyidik KPK tidak mengizinkan,” pungkasnya.

(*Red)