Indonesia Gandeng Inggris Perkuat Penanganan Krisis Iklim

Indonesia gandeng Inggris perkuat penanganan krisis iklim pasca COP30. Menteri Hanif Faisol Nurofiq dorong solusi nyata usai bencana Sumatra. (Dok. Ist)
Indonesia gandeng Inggris perkuat penanganan krisis iklim pasca COP30. Menteri Hanif Faisol Nurofiq dorong solusi nyata usai bencana Sumatra. (Dok. Ist)

“Kehilangan nyawa yang tragis dan dampak ekonomi yang signifikan ini menegaskan perlunya segera memperkuat analisis risiko iklim, sistem peringatan dini, dan kapasitas kesiapsiagaan,” ujarnya.

Dorong Solusi Berbasis Alam

Pemerintah Indonesia menawarkan solusi berbasis alam atau Nature-based Solutions (NbS) sebagai strategi utama. Hanif meyakini pendekatan ini memberikan manfaat ganda, baik untuk mitigasi perubahan iklim maupun ketahanan masyarakat.

Indonesia berkomitmen meningkatkan penerapan NbS, namun membutuhkan dukungan teknis dan data yang kuat. Hanif menekankan pentingnya mekanisme pembiayaan yang andal untuk menjamin keberlanjutan program tersebut.

Baca Juga: Kurangi Kontribusi Biaya, Indonesia Batal Terima Prototipe Jet Tempur KF-21

Kedua pihak juga menyepakati tindak lanjut konkret dari Nota Kesepahaman dengan Departemen Keamanan Energi dan Net Zero (DESNZ) Inggris. Kerja sama ini akan memprioritaskan pengembangan sistem karbon berintegritas tinggi serta peningkatan akses data spasial.

“Kami percaya ini adalah momen penting untuk menerjemahkan komitmen bersama menjadi kerja sama konkret dan teknis,” pungkas Hanif.

(*Sr)