Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Masyarakat sering melihat ikan sapu-sapu memenuhi sungai-sungai di area perkotaan. Ahli lingkungan menyebut fenomena ledakan populasi ikan ini sebagai alarm bahaya bagi kesehatan perairan.
Para peneliti menjadikan ikan sapu-sapu (Pterygoplichthys pardalis) sebagai indikator pencemaran. Berikut adalah alasan mengapa dominasi ikan ini menandakan kondisi sungai sedang sakit parah:
Baca Juga: Cegah Kecelakaan Laut, Sat Polairud Polres Ketapang Gencarkan Patroli Perairan di Sungai Pawan
1. Memakan Limbah Organik
Ikan sapu-sapu hidup subur di perairan yang penuh limbah rumah tangga atau industri. Ikan ini memakan alga, kotoran, dan sisa bahan organik yang melimpah di air keruh. Akibatnya, populasi mereka meledak hingga menguasai 80-90 persen isi sungai tersebut.
2. Bernapas Tanpa Oksigen Air
Limbah busuk membuat kadar oksigen dalam air menurun drastis. Kondisi ini membunuh jenis ikan lain yang membutuhkan air bersih. Namun, ikan sapu-sapu memiliki organ tambahan bernama labirin. Organ ini memungkinkan mereka menghirup oksigen langsung dari udara, sehingga mereka tetap bertahan hidup di lingkungan yang sangat buruk.
















