6. Dubrovnik, Kroasia
Kota bersejarah ini mengalami kemacetan parah di area kota tua. Banjir penumpang kapal pesiar setiap harinya membuat wisatawan sulit menikmati keindahan sejarah dan arsitekturnya dengan tenang.
7. Phuket, Thailand
Pembangunan resor yang masif di Phuket membawa dampak lingkungan serius. Proyek-proyek tersebut telah menggerus garis pantai alami dan merusak ekosistem terumbu karang di sekitarnya.
8. Bali, Indonesia
Meski kekayaan budaya masih memikat, Bali menghadapi tantangan berat. Kemacetan lalu lintas yang parah dan masalah pengelolaan sampah plastik menjadi alasan utama sebagian turis mulai mencari alternatif lain.
9. Cancun, Meksiko
Kawasan ini kini terasa terlalu padat dan sesak. Pembangunan bangunan beton yang masif menutupi pemandangan pantai alami, menghilangkan nuansa tropis yang dulu menjadi andalan.
Baca Juga: Daftar Destinasi Kuliner Asia 2026 Paling Top Versi Michelin
10. Las Vegas, Amerika Serikat
Kota ini mulai terasa hambar bagi banyak pelancong. Suasana yang terlalu komersial dan biaya hiburan yang makin mahal membuat Las Vegas kehilangan daya tarik uniknya.
Para pemangku kebijakan pariwisata global perlu segera membenahi manajemen kunjungan dan melestarikan lingkungan. Langkah ini penting agar destinasi-destinasi legendaris tersebut tidak benar-benar ditinggalkan wisatawan di masa depan.
(*Sari)











