Tradisi Potong Pantan Sambut Pangdam XII Tanjungpura Baru di Kubu Raya

"Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito resmi berkantor sebagai Pangdam XII/Tanjungpura. Penyambutan ditandai ritual adat Potong Pantan dan tradisi cium Pataka."
Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito resmi berkantor sebagai Pangdam XII/Tanjungpura. Penyambutan ditandai ritual adat Potong Pantan dan tradisi cium Pataka. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, KUBU RAYA – Markas Komando Daerah Militer (Kodam) XII/Tanjungpura menggelar prosesi penyambutan pimpinan baru pada Sabtu (17/1/2026).

Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito secara resmi memasuki markas komando untuk memulai masa tugasnya menggantikan pejabat sebelumnya.

Kedatangan Novi Rubadi bersama istri, Uya Novi Rubadi, disambut melalui serangkaian tradisi yang menggabungkan unsur kearifan lokal Kalimantan dan protokol militer.

Di gerbang utama, prosesi diawali dengan ritual adat Dayak, Potong Pantan.

Baca Juga: Fasilitas Olahraga Baru Hadir di Kubu Raya, Lapangan Padel YeKaBe Siap Sambut Event Internasional

Dalam tradisi ini, pejabat baru diminta memotong batang kayu atau tebu yang dipasang melintang di pintu masuk menggunakan senjata tajam khas setempat.

Ritual ini dimaknai sebagai simbol penghormatan tuan rumah terhadap tamu, sekaligus harapan agar segala kendala selama bertugas dapat diatasi.

Setelah melewati ritual adat, prosesi berlanjut dengan tradisi militer.

Novi Rubadi berjalan melewati barisan prajurit yang membentuk lorong kehormatan sambil menyanyikan lagu mars satuan.

Kepala Penerangan Kodam XII/Tpr, Yusub Dody Sandra, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini merupakan prosedur tetap dalam pergantian pimpinan.

Tujuannya adalah memperkenalkan warga baru kepada satuan serta membangun orientasi tugas sejak hari pertama.

Puncak prosesi penerimaan warga baru ditandai dengan penciuman Pataka Kodam XII/Tpr, “Carathana Jitavina”.

Pataka yang memiliki arti “Sekali Melangkah Pantang Menyerah” ini merupakan simbol tertinggi satuan yang wajib dihormati setiap pimpinan yang menjabat.

Rangkaian acara ditutup dengan penandatanganan buku tradisi masuk satuan, yang menandakan Novi Rubadi Sugito secara administratif dan de facto telah berkantor di Makodam XII/Tanjungpura, Kubu Raya.

Baca Juga: Karhutla Mulai Muncul di Kubu Raya: Api Mengancam Pemukiman, Asap Diwaspadai Ganggu Penerbangan

(Mira)