Kecelakaan Maut di Sungai Kunyit, Dua Warga Meninggal Dunia

Ilustrasi - Kecelakaan maut di Sungai Kunyit, Mempawah, Jumat (16/1/2026) tewaskan dua warga. Polisi ungkap kronologi tabrakan pickup vs motor. (Dok. Ist)
Ilustrasi - Kecelakaan maut di Sungai Kunyit, Mempawah, Jumat (16/1/2026) tewaskan dua warga. Polisi ungkap kronologi tabrakan pickup vs motor. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, MEMPAWAH – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Raya Desa Sungai Dungun, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah. Insiden yang melibatkan satu unit mobil pickup dan dua sepeda motor ini merenggut dua nyawa pada Jumat (16/1/2026).

Kepolisian Resor (Polres) Mempawah telah menangani kasus ini dan mengungkap kronologi kejadian.

Peristiwa bermula saat mobil pickup bernomor polisi AD 9348 E yang dikemudikan oleh Ikhvan Duharji melaju dari arah Singkawang menuju Pontianak.

Baca Juga: Warga Mempawah Temukan Mayat Petani di Kamar

Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satuan Lalu Lintas Polres Mempawah, Ipda Yogi Permana, menjelaskan bahwa kecelakaan dipicu oleh upaya pengemudi pickup menghindari kendaraan lain dari arah berlawanan yang mengambil jalur terlalu lebar.

“Sesampainya di Jalan Raya Sungai Tanjung KM 84,800, pengemudi mobil pickup berusaha menghindari mobil Avanza yang identitasnya belum diketahui, karena melebar ke kanan jalan dari arah berlawanan. Akibatnya, mobil pickup tersebut hilang kendali dan mengarah ke kanan jalan,” ungkap Ipda Yogi Permana dalam keterangan resminya, Jumat (16/1/2026).

Nahas, saat mobil pickup oleng ke kanan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Scoopy KB 2136 BZ yang dikendarai Nur Azizah (35) berboncengan dengan Hildayani (32), serta sepeda motor Yamaha Vixion KB 2998 UN yang dikendarai Slamet Widodo.

“Karena jarak sudah terlalu dekat, kecelakaan tidak dapat dihindari dan tabrakan pun terjadi,” tambah Ipda Yogi.

Benturan keras tersebut mengakibatkan fatalitas bagi pengendara dan penumpang Honda Scoopy.

Nur Azizah, warga Dusun Maya Sari, Kecamatan Sungai Kunyit, mengalami luka berat di kepala serta patah tulang pada kaki dan tangan.

Ia dinyatakan meninggal dunia saat mendapat penanganan medis di RS Rubini Mempawah.

Nasib serupa dialami penumpang yang diboncengnya, Hildayani, warga Desa Sungai Duri II.

Baca Juga: Sehari Dua Kecelakaan Maut di Ketapang, Dua Nyawa Melayang

Ia mengalami luka parah pada kedua tangan dan kaki, dan akhirnya mengembuskan napas terakhir di rumah sakit.

Sementara itu, pengendara Vixion, Slamet Widodo, menderita luka berat dan masih menjalani perawatan intensif.

Pihak kepolisian mengimbau pengguna jalan untuk selalu waspada dan mematuhi batas kecepatan, terutama di jalur-jalur rawan kecelakaan di sepanjang jalur pantai utara Kalimantan Barat.

(*Sari)