Menurutnya, kolaborasi antara aparat dan warga adalah kunci dalam menjaga ketahanan lingkungan.
Ia menilai kegiatan fisik seperti ini tidak hanya berdampak pada kebersihan sungai, tetapi juga mempererat ikatan sosial antarwarga.
Sementara itu, Serda Hariadi selaku pembina wilayah setempat menekankan bahwa kebersihan sungai adalah tanggung jawab bersama.
Ia berharap kegiatan pagi ini menjadi pemicu kesadaran kolektif masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan ke badan air, yang selama ini menjadi salah satu penyebab utama pendangkalan dan banjir.
Kegiatan pembersihan berlangsung intensif hingga pukul 10.45 WIB. Wajah sungai yang sebelumnya dipenuhi material penghambat kini terlihat lebih bersih dan aliran air menjadi lebih lancar.
Aksi ini diharapkan dapat meminimalisir risiko luapan air saat hujan deras mengguyur wilayah Singkawang Tengah.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Tahap II Singkawang Siap Beroperasi 2026
(Mira)















