Prasetyo menegaskan bahwa Presiden memiliki harapan besar agar angka penerima beasiswa di sektor teknik dan sains dapat digenjot secara drastis guna mengejar ketertinggalan penguasaan IPTEK nasional.
“Termasuk tadi juga beliau memberikan arahan untuk alokasi peruntukan dari beasiswa LPDP untuk diperbanyak ke STEM ya. Tadi beliau sempat menyampaikan berharap mencapai di atas 80 persen,” ujar Prasetyo Hadi mengutip arahan Presiden.
Langkah pemerintah memprioritaskan STEM ini didukung oleh Wamendikti Saintek, Stella Christie, yang menyebut era kepemimpinan Prabowo memberikan perhatian signifikan pada anggaran riset dan pengembangan teknologi.
Senada dengan hal itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, menyebut bahwa Presiden menaruh perhatian besar pada peningkatan dana riset yang saat ini baru berkisar 0,3 persen dari PDB.
Arif bahkan menyebut adanya rencana peningkatan anggaran riset nasional hingga 50 persen.
Namun, di tengah euforia penguatan sektor saintek, kebijakan alokasi 80 persen ini menyisakan tanda tanya besar mengenai nasib pengembangan sumber daya manusia di bidang sosial, budaya, hukum, dan ekonomi yang selama ini juga menjadi pilar pembangunan bangsa melalui beasiswa LPDP.
Baca Juga: Prabowo Instruksikan Perluasan Beasiswa dan Fokus LPDP ke Sains
(Mira)
















