Faktakalbar.id, NASIONAL – Presiden RI Prabowo Subianto mengeluarkan instruksi strategis yang merombak total proporsi penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Presiden memerintahkan agar mayoritas mutlak kuota beasiswa, yakni sebesar 80 persen, dialokasikan khusus untuk bidang keilmuan Sains dan Teknologi (Science, Technology, Engineering, and Mathematics atau STEM).
Kebijakan ini secara otomatis mempersempit ruang gerak bagi para pelamar dari rumpun Sosial dan Humaniora (Soshum).
Dengan porsi STEM yang mendominasi, bidang-bidang non-saintek kini harus “berebut” sisa kuota yang hanya tinggal 20 persen atau bahkan kurang dari angka tersebut.
Instruksi ini disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai mendampingi Presiden berdiskusi dengan para akademisi, guru besar, dan rektor perguruan tinggi di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/1/2026).
















