BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kalbar Hari Ini: Hujan Ringan Merata, Waspada Potensi Karhutla

Peta potensi sebaran hujan harian di wilayah Kalimantan Barat, Jumat (16/1/2026). (Dok. BMKG Kalbar)
Peta potensi sebaran hujan harian di wilayah Kalimantan Barat, Jumat (16/1/2026). (Dok. BMKG Kalbar)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat merilis informasi terbaru mengenai prakiraan cuaca Kalbar untuk hari Jumat, (16/1/2026).

Secara umum, kondisi atmosfer di wilayah Kalimantan Barat diprediksi berawan, namun masyarakat diminta tetap mengantisipasi potensi hujan di sejumlah wilayah.

Baca Juga: BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kalimantan Barat Kamis 15 Januari: Hujan Ringan dan Peringatan Dini Karhutla

Berdasarkan data visual potensi hujan harian yang dikeluarkan BMKG, hampir seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat memiliki peluang diguyur hujan dengan intensitas ringan.

Potensi ini mencakup wilayah Bengkayang, Kapuas Hulu, Kayong Utara, Ketapang, Kota Pontianak, Kota Singkawang, Kubu Raya, Landak, Melawi, Mempawah, Sambas, Sanggau, Sekadau, hingga Sintang.

Waspada Cuaca Ekstrem Singkat

Meskipun didominasi hujan ringan, BMKG memberikan peringatan dini terkait perubahan cuaca yang dapat terjadi pada sore hingga malam hari.

Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi cuaca yang dapat mengganggu aktivitas luar ruangan.

“Waspada potensi hujan yang terjadi dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat,” bunyi peringatan dalam rilis resmi BMKG.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca 14 Januari: Sejumlah Wilayah Kalbar Berpotensi Hujan Disertai Angin Kencang

Ancaman Karhutla Mengintai

Selain potensi hujan, anomali cuaca juga menunjukkan adanya risiko bencana asap. BMKG menyoroti adanya potensi kemudahan terbakarnya lapisan atas tanah pada periode satu minggu ke depan.

Hal ini perlu menjadi perhatian serius bagi masyarakat, terutama yang tinggal di area lahan gambut atau perkebunan.

“Waspadai potensi kemudahan terjadi karhutla di wilayah Kalbar selama seminggu ke depan,” tambah keterangan tersebut.

Masyarakat diharapkan terus memantau pembaruan informasi prakiraan cuaca Kalbar melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi dampak yang ditimbulkan, baik dari sisi hidrometeorologi basah maupun potensi kebakaran lahan.

(*Red)