Ribuan Rumah di OKI dan Lombok Barat Terendam, Status Siaga Darurat Ditetapkan hingga April

Kondisi permukiman warga di Sekotong Lombok Barat yang tergenang banjir akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.
Kondisi permukiman warga di Sekotong Lombok Barat yang tergenang banjir akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. (Dok. Ist)

“Hingga laporan ini disusun, banjir dilaporkan belum surut dan masih menggenangi permukiman warga,” sebut BNPB.

Waspada di Jawa

Selain banjir, bencana hidrometeorologi berupa cuaca ekstrem juga menerjang Banten dan Yogyakarta. Di Kota Serang, Banten, angin kencang merusak 17 rumah warga.

Wilayah ini juga berada dalam status Siaga Darurat Provinsi hingga 19 Maret 2026. Sementara di Bantul, Yogyakarta, cuaca ekstrem memutus 9 akses jalan dan jaringan listrik.

Baca Juga: Ribuan Rumah di Pandeglang dan Bekasi Terendam, BNPB Ingatkan Potensi Banjir Susulan

Merespons rentetan kejadian ini, BNPB terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan BPBD setempat. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi hujan dan cuaca ekstrem masih tinggi.

“BNPB mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah,” tutup pernyataan tersebut.

(*Red)