Ribuan Rumah di OKI dan Lombok Barat Terendam, Status Siaga Darurat Ditetapkan hingga April

Kondisi permukiman warga di Sekotong Lombok Barat yang tergenang banjir akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.
Kondisi permukiman warga di Sekotong Lombok Barat yang tergenang banjir akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, NASIONAL – Intensitas hujan yang tinggi memicu bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Indonesia awal pekan ini.

Dua wilayah yang mencatatkan dampak cukup parah adalah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, dan Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

Baca Juga: BNPB Rilis Data Terbaru: Banjir dan Cuaca Ekstrem Terjang Lima Provinsi dalam 24 Jam Terakhir

Hingga Rabu (14/1/2026), ribuan rumah di kedua wilayah tersebut dilaporkan masih tergenang air.

Di Kabupaten OKI, banjir yang terjadi sejak Selasa (13/1) merendam tiga kecamatan sekaligus, yakni Lempuing, Lempuing Jaya, dan Mesuji.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ribuan kepala keluarga terdampak langsung oleh genangan air yang mencapai ketinggian 60 sentimeter.

“Peristiwa ini berdampak pada 3.656 kepala keluarga (KK). Penanganan darurat masih terus berlangsung di lapangan dalam status Siaga Darurat Provinsi yang berlaku hingga 30 April 2026,” bunyi keterangan resmi BNPB.

Lombok Barat Belum Surut

Kondisi serupa terjadi di Kabupaten Lombok Barat. Banjir yang melanda wilayah ini sejak Senin (12/1) berdampak pada 1.711 jiwa atau 570 kepala keluarga.

Berbeda dengan wilayah Bogor yang dilaporkan mulai surut, genangan air di Lombok Barat masih bertahan.