Era Alvaro Arbeloa di Real Madrid: Tak Khawatir Perang Ego, Fokus Buru Gelar Juara

Arbeloa Tak Gentar Hadapi Ego Bintang Madrid
Pelatih baru Real Madrid, Alvaro Arbeloa, santai tanggapi potensi perang ego skuad bintangnya. (Dok. @realmadriden)

Faktakalbar.id, BOLA – Real Madrid memulai babak baru di bawah arahan pelatih anyar mereka, Alvaro Arbeloa. Di tengah skuad yang dipenuhi deretan pemain megabintang, tantangan terbesar yang sering disoroti publik adalah potensi perang ego di ruang ganti.

Nama-nama besar seperti Kylian Mbappe, Jude Bellingham, Rodrygo Goes, Vinicius Junior, Federico Valverde, hingga kiper senior Thibaut Courtois menghiasi line-up El Real. Namun, Arbeloa mengaku tidak gentar dengan beban tersebut.

Baca Juga: Real Madrid Resmi Akhiri Kerja Sama dengan Xabi Alonso, Alvaro Arbeloa Jadi Pelatih Sementara

Menepis Kenangan Pahit Era Xabi Alonso

Kekhawatiran publik bukan tanpa alasan. Sebelum penunjukan Arbeloa, Real Madrid sempat diwarnai ketegangan saat masih ditangani Xabi Alonso. Salah satu momen yang paling diingat adalah ketika Vinicius Junior menunjukkan kemarahannya secara terbuka saat ditarik keluar lapangan di tengah pertandingan.

Menanggapi hal tersebut, Arbeloa memberikan jawaban santai saat diwawancarai oleh Marca.

Ia menegaskan bahwa pemain di level setinggi Real Madrid memiliki motivasi yang sama.

“Ini suatu hal yang tak membuat saya terlalu khawatir. Kami mempunyai skuad dengan pemain-pemain hebat dan mereka semua pemain yang sangat bagus; tak ada satu pun yang lebih tertarik memenangi gelar juara dibandingkan diri mereka sendiri,” tegas Arbeloa.

Pesan dari Mantan Kapten untuk Skuad Muda

Sebagai sosok yang pernah memberikan delapan trofi bagi Real Madrid, termasuk dua gelar Liga Champions saat masih menjadi pemain, Arbeloa tahu betul arti mengenakan jersey putih kebanggaan Madridista.

Baca Juga: Hasil El Clasico: Tekuk Real Madrid 3-2, Barcelona Juara Piala Super Spanyol 2026

Ia berusaha menularkan semangat tersebut kepada anak asuhnya.

“Saya sudah bilang pada mereka bahwa waktu terbaik dalam hidup saya adalah bermain untuk Real Madrid, dan mereka harus menikmati itu. Mereka menuntut diri mereka sendiri. Ini merupakan impresi bagus,” tambahnya.

Penunjukan Arbeloa diharapkan mampu mengembalikan stabilitas internal tim pasca perpisahan dengan Xabi Alonso.

Dengan pengalaman panjangnya di klub, Arbeloa diyakini memiliki cara pendekatan yang lebih persuasif untuk merangkul ego para bintang demi kepentingan kolektif klub.

(*Drw)