Baca Juga: Pemkab Sanggau dan Pemprov Kalbar Bersinergi, Logistik Banjir Segera Disalurkan
Kapolsek Bonti, Iptu Erpan Yudi Asmara, menjelaskan bahwa fenomena ini adalah siklus banjir kiriman. Kondisi geografis Desa Kampuh yang merupakan dataran rendah menjadikannya wilayah pertama yang menerima dampak luapan.
“Banjir ini merupakan efek limpasan Sungai Sekayam dari wilayah hulu. Berdasarkan hasil koordinasi kami dengan jajaran intelijen di daerah perhuluan, sejak Senin hingga Selasa siang tidak terjadi hujan, dan debit Sungai Sekayam di Kecamatan Kembayan cenderung stabil bahkan mulai surut,” ujar Iptu Erpan.
Langkah Mitigasi Kepolisian
Aparat gabungan memastikan situasi di lokasi banjir di Kecamatan Bonti masih aman dan terkendali. Pihak kepolisian terus melakukan langkah preemtif untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kami telah melakukan langkah-langkah kepolisian mulai dari deteksi dini kenaikan debit air, patroli rutin ke lokasi terdampak, hingga penyampaian imbauan kepada kepala desa, kepala wilayah, dan masyarakat yang berada di daerah rawan banjir. Koordinasi lintas sektor juga terus kami optimalkan,” lanjutnya.
(*Red)
















