Faktakalbar, NASIONAL – Perusahaan milik Hashim Djojohadikusumo, Arsari Group, resmi masuk ke bisnis gas bumi secara besar-besaran. Melalui anak usahanya, PT Nations Natuna Barat, mereka mengambil alih sebagian besar kepemilikan proyek gas di Blok Duyung, Natuna Barat.
Arsari Group membeli 75 persen hak pengelolaan dari perusahaan asal Australia, Conrad Asia Energy Ltd.
Langkah ini membuat perusahaan Hashim menjadi pemegang kendali utama di lapangan gas tersebut.
Baca Juga: Hashim Dukung Penutupan Permanen PT Toba Pulp Lestari
Manajemen Arsari Group menggelontorkan dana sekitar 16 juta dolar AS atau setara Rp 268,88 miliar untuk aksi korporasi ini.
Mereka menyepakati pembayaran dalam tiga tahap, mulai tahun 2026 hingga saat gas mulai berproduksi secara komersial pada 2027 nanti.
CEO Conrad, Miltos Xynogalas, menyambut baik kesepakatan ini. Ia menilai masuknya mitra lokal sangat membantu percepatan proyek.
















