“Dan, saya pikir turnamen AFF jadi sebuah kesempatan yang bagus untuk saya memahami seberapa dalam kolam talenta yang dimiliki Indonesia. Lalu juga memberikan kesempatan kepada para pemain yang tidak mendapatkannya saat Maret atau Juni di kalender FIFA,” tambahnya.
Herdman membandingkan situasi ini dengan pengalamannya saat melatih Timnas Kanada di ajang Piala Emas (Gold Cup) CONCACAF.
Baca Juga: Respons PSSI Soal John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia: Proses Finalisasi Hampir Selesai
Saat itu, ia tidak bisa memanggil bintang utama seperti Alphonso Davies atau Jonathan David, sehingga ia harus mengandalkan pemain lokal dan memperluas jangkauan seleksi pemain.
“Anda punya kesempatan untuk menggunakan kolam yang jauh lebih besar, dan itu mirip dengan apa yang kita lakukan di CONCACAF dengan Gold Cup (Piala Emas). Kita tidak punya akses untuk mendatangkan Alphonso Davies atau Jonathan David untuk turnamen itu. Anda harus menggunakan pemain lokal dan kolam yang jauh lebih besar. Dan, Anda bisa belajar dan melihat pemain di situasi itu,” jelas pelatih berusia 50 tahun itu.
(*Red)
















