“Melalui dukungan sarana pendidikan yang memadai dan kurikulum berkualitas, sekolah diharapkan mampu mendorong peningkatan IPM serta menyiapkan generasi cerdas menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Lebih jauh, Ria Norsan mengingatkan bahwa pendidikan tidak hanya soal nilai akademik, tetapi juga pembentukan moral dan etika yang berakar pada budaya setempat. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak.
“Selain penguatan akademik, pendidikan juga diarahkan untuk membentuk karakter, integritas, serta kepedulian sosial peserta didik agar tetap berakar pada nilai dan budaya lokal Kalimantan Barat. Sinergi antara pemerintah, yayasan, dan masyarakat menjadi kunci dalam mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya.
Upaya peningkatan kualitas pendidikan ini diharapkan dapat berjalan berkesinambungan di seluruh wilayah Kalimantan Barat.
Baca Juga: Gubernur Tinjau Sekolah Rakyat, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Belajar Siswa
(*Red)
















