Prabowo Resmikan Kilang Minyak Terbesar RI Senilai Rp123 Triliun

Ilustrasi - Presiden Prabowo resmikan kilang minyak RDMP Balikpapan senilai Rp123 triliun. Kilang terbesar RI ini targetkan bebas impor Solar tahun 2026. (Dok. Ist)
Ilustrasi - Presiden Prabowo resmikan kilang minyak RDMP Balikpapan senilai Rp123 triliun. Kilang terbesar RI ini targetkan bebas impor Solar tahun 2026. (Dok. Ist)

“Melalui RFCC Complex dan unit tambahan lainnya, Kilang Balikpapan mengalami peningkatan signifikan dari standar Euro 2 dengan kandungan sulfur 2.500 ppm menjadi standar Euro 5 dengan kandungan sulfur hanya 10 ppm. Selain itu, Kilang Balikpapan akan mampu menghasilkan produk petrokimia. Ini merupakan lompatan besar dalam peningkatan kualitas BBM nasional, dengan kapasitas kilang mencapai 360 ribu barel per hari serta mendukung program hilirisasi,” jelas Muhammad Baron.

Dukung Kemandirian Energi

Selain memproduksi BBM, kilang ini juga dirancang untuk menghasilkan produk petrokimia seperti propylene dan sulfur. Baron menambahkan bahwa proyek ini sejalan dengan visi pemerintah dalam menjaga kedaulatan energi.

Baca Juga: Pulang Kondangan, Ibu dan Anak di Ketapang Jadi Korban Tabrak Lari Pengeret Minyak

“Proyek RDMP Balikpapan akan mendukung visi Asta Cita Pemerintah dalam menjaga ketahanan dan kemandirian energi nasional,” tambah Baron.

Dengan beroperasinya kilang ini, Indonesia berpeluang besar menekan angka impor solar yang selama ini membebani neraca perdagangan, sekaligus memperkuat pasokan energi dalam negeri secara berkelanjutan.

(*Sari)